Seminar Nasional: “Being Smart with Smart City”

Seminar Nasional: “Being Smart with Smart City”

Judul: Being Smart with Smart City

Waktu: Jum’at, 11 Maret 2016

Tempat: Auditorium, Kampus D, Universitas Gunadarma, Depok.

Pembicara: Setiaji (Jakarta Smart City Project) & Sofian Hadiwijaya (Technology Evangelist PT Kudo Teknologi Indonesia dan Intel IoT Innovator)

1YwN3IM3

Gambar 1.

=============================================================

Seminar ini adalah suatu rangkaian acara Techno Fair 2016 yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (BEM FIKTI) Universitas Gunadarma. Techno Fair adalah kegiatan tahunan yang diadakan oleh BEM FIKTI Universitas Gunadarma dan ini adalah yang ke-3 kalinya. Kali ini Techno Fair 2016 mengadakan Seminar Nasional, Seminar, Talkshow, Workshop, Kompetisi dan juga Exhibition di 4 domisili kampus Universitas Gunadarma yaitu di Depok, Kalimalang, Cengkareng dan Karawaci.

Sesi 1 – Bapak Setiaji – “Jakarta Smart City Project”.

“Why Smart City ?”

Gambar 2.

Gambar 2.

Dalam penjelasan bapak Setiaji, dijelaskan 5 konsep Smart City. Business / Manufacturing, Health Care, Retail, Security dan Transportation.

Business/Manufacturing

Contoh penerapan Smart City di bidang ini adalah semakin banyak di pekerjakannya robot ataupun mesin-mesin otomatis pada dunia industri untuk mempercepat pekerjaan. Selain itu, konsep Smart City juga berperan sebagai pengananalisis kebutuhan di pasar, sehingga para pelaku industri dapat mengetahui kapan mereka harus memproduksi barangnya dengan jumlah banyak dan kapan harus memproduksi dengan jumlah sedikit.

Health Care

Banyak kasus yang dialami masyarakat ketika ingin ke rumah sakit adalah tidak tersedianya informasi tentang ketersediaan kamar ataupun layanan lain. Sehingga masyarakat baru mengetahui informasi tersebut setelah mendatangi rumah sakitnya secara langsung.

Jadi, bagaimana bila ada seseorang yang tiba-tiba mengalami sakit parah tapi ketika dirujuk ke rumah sakit A dan ternyata penuh ataupun layanannya tidak tersedia?

Melalui Smart City, pemerintah menyediakan informasi-informasi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk informasi tentang ketersediaan kamar di suatu rumah sakit. Jadi, sekarang masyarakat bisa mengakses layanan tersebut melalui internet.

Baca juga:  Internet of Things (IoT) Conference 2016 – Bogor

Retail

Pada saat kalian berada di suatu tempat hiburan publik, mungkin kalian pernah atau bahkan sering mendapatkan informasi melalui sms tentang program promosi sesuatu, itu juga salah satu program yang diterapkan oleh konsep Smart City.

Security

Di Jakarta, sekarang sudah memiliki banyak cctv di berbagai macam titik. Entah itu di tempat layanan publik, jalanan, sungai, dan berbagai macam tempat lainnya. Fungsi utamanya dalam mendukung Smart City tentunya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Transportation

Banyak sekali masalah transportasi yang dapat diselesaikan melalui program Smart City ini. Contohnya adalah, sama seperti sebelumnya, cctv juga bermanfaat sebagai informasi lalu lintas di Jakarta. Jadi disini, masyarakat bisa melihat jalan mana yang relatif lancar ataupun macet. Ataupun misalnya, jalan mana yang banjir dan mana yang tidak.

Lalu untuk transportasi publik contohnya adalah saat ini kita tidak tahu pasti waktu kedatangan bis/kereta tiba di halte/stasiun di tempat kita menunggu ataupun di tempat yang kita tuju. Dan melalui Smart City ini, pemerintah berusaha menyelesaikan masalah tersebut.

Contoh lainnya adalah Smart Parking yang dapat digunakan masyarakat untuk melihat apakah parkiran tersebut masih tersedia tempat ataupun sudah penuh. Sehingga pengendara tidak perlu masuk dan berputar-putar mencari parkir yang sebenernya tempat parkir tersebut mungkin sudah terisi penuh.

Jakarta Smart City Portal

Gambar 3.

Gambar 3.

Untuk melihat informasi tersebut, masyarakat dapat mengakses Jakarta Smart City Portal. Disana masyarakat bisa melihat informasi tentang lalu lintas, banjir, tracking busway, status pintu air, bahkan lokasi dan status pompa air.

Baca juga:  Imagine Cup 2016 Roadshow – Universitas Gunadarma

Aplikasi Qlue

Gambar 4.

Gambar 4.

Qlue adalah aplikasi sejenis sosial media yang bertujuan untuk menyampaikan aspirasi, informasi ataupun pengaduan masyarakat Jakarta secara real time. Aplikasi tersebut saat ini sudah tersedia untuk perangkat android. Lewat Qlue, masyarakat dapat melaporkan semua kejadian seperti macet, banjir, jalan rusak, pelanggaran lalu lintas, parkir liar, dan semua permasahalan di Jakarta.

Gambar 5.

Gambar 5.

Masyarakat yang ingin melaporkan suatu kejadian di Jakarta hanya perlu memberikan foto, detail lokasi, dan sedikit keterangan lainnya. Kemudian, laporan tersebut akan langsung ditindak dan dipetakan secara digital dan terintegrasi dengan Jakarta Smart City Portal.

Jakarta Open Data

Gambar 5.

Gambar 6.

Untuk mendukung transparansi pemerintah, masyarakat dapat mengakses langsung melalui Jakarta Open Data. Disana terdapat beberapa data yang disediakan oleh pemerintah secara terbuka. Baik itu data pendidikan, kesehatan, keuangan daerah, kependudukan, perhubungan, lingkungan hidup, sosial, parwisata & kebudayaan, pekerjaan umum bahkan hingga data penanggulangan bencana di Jakarta.

Sesi 2 – Bapak Sofian Hadiwijaya – “IoT in Smart City”

Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet.Wikipedia
Gambar 6.

Gambar 7.

Internet of Things (IoT) in Smart City

Internet of Things singkatnya adalah membuat perangkat biasa menjadi lebih pintar melalui media internet.

Gambar 7. Geeknesia IoT Architecture.

Gambar 8. Geeknesia IoT Architecture.

IoT sangat berperan penting dalam konsep Smart City. IoT merupakan suatu alat teknologi yang dapat digunakan untuk pengembangan Smart City. Contoh penerapan IoT pada Smart City adalah informasi Banjir real time. Sensor yang diletakkan pada pintu air-pintu air di Jakarta akan memberikan informasi yang kemudian dibuat menjadi peringatan jika banjir akan datang.

Gambar 8.

Gambar 9.

Contoh lain yang sudah di terapkan adalah Smart Card, seperti layanan yang digunakan Transjakarta dan Commuter Line. Calon penumpang membeli tiket berbentuk kartu yang sudah tertanam chip kemudian calon penumpang tersebut hanya tinggal tap kartunya di pintu masuk dan pintu keluar. Ke depan, mungkin Smart Card akan lebih banyak fungsinya, misalkan kartu tersebut berisi riwayat kesehatan pemegang kartu. Jadi, jika pemegang kartu berkunjung ke dokter, dokter tersebut akan memberikan data kesehatannya pada kartu tersebut. Saat pemegang kartu berkunjung ke dokter lain, dokter tersebut dapat menggunakan data yang ada.

Gambar 8.

Gambar 10. Intel Edison.

Disini, bapak Sofian Hadiwijaya juga memperkenalkan produk IoT seperti Intel Edison, Intel Galileo, Intel Curie, Raspberry Pi dan Arduino untuk siapapun yang berminat mempelajari IoT. Kalian juga bisa melihat karya buatan bapak Sofian Hadiwijaya melalui portal Instructables disini.

Baca juga:  Intel Innovation Day 2015 - Jakarta

 

Mungkin itulah beberapa materi yang dapat saya rangkum.

Semoga bermanfaat.



  • BPH Wilayah VI July 25, 2017 at 21:24

    Semoga dapat menemukan solusi yang dapat meningkatkan kinerja sumber daya dan tenaga kerja melalui terobosan teknologi, ide/gagasan kreatif



Leave a Reply

Copyright © 2018 F. Blogs
Proudly powered by WordPress | Theme by WPCRUMBS.
Archives - Terms of Use - Privacy Policy - Disclaimer - Sitemap - Contact